Peralatan Mendaki Gunung

PERALATAN MENDAKI GUNUNG adalah sahabat tanpa tanda jasa, tak pernah lelah menemani langkah mu menuju belantara.
Mari ku perkenalkan dengan sahabat-sahabat ku ini :

1. TENDA LAFUMA CAMPO 2/3 – Panggilannya Jeruk

Jeruk Tanpa Teras
Flysheet 3×3 untuk teras
Flysheet 3×3 untuk teras

Setelah mendapat sedikit modifikasi dengan frame alloy dia adalah sahabat terbaik yang memberikan tempat berlindung kala terik dan badai menyerang.
sahabatku yang satu ini sudah terbukti tangguh kala di hantam badai atau di hujani kenangan. hahaha
kelemahannya selama ini hanya masalah terasnya yang kecil, tapi bisa di atasi dengan memasang flysheet.

2. Cooking Set (Panci) Pengganti Nesting.

karena berat nesting yang lumayan aku lebih memilih panci-panci ini untuk alat masak ku, selai harganya yang murah meriah beratnya juga tidak seberat nesting tentara.

untuk kompor, aku memilih kompor berbahan gas karena api yang di keluarkan lebih stabil, harga yang terjangkau, bahan bakarnya yang murah dan mudah di dapat.
kelemahan kompor ini, rawan sekali terjadi kerusakan, aku sarankan untuk belajar memperbaiki kompor dan membawa suku cadang dari kompor atau bawalah kompor cadangan. sebenarnya ada trangia tapi malah jarang dibawa karena selalu kesulitan untuk masak nasi.

3. Carrier : dueter Futura 32 panggilannya Abang

Ukurannya memang tidak terlalu besar tapi untuk perjalanan 3 hari 2 malam semua barang termasuk logistik tetap bisa muat. Abang adalah sahabat yang selalu jadi sahabat akrab dengan punggungku. beban rata-rata yang mampu di bawa sekitar 10-15kg

4. Jas Hujan

ini adalah perlengkapan yang juga tidak pernah tertinggal, mau bulan kering, bulan basah dia selalu ada di dalam Carrier karena kita tidak pernah bisa meramalkan cuaca dengan tepat.

5. Alat Penerangan

Pilihan ku jatuh pada senter kepala (headlamp) karena tangan kita bisa di gunakan untuk berjaga-jaga ketika berkegiatan di alam terbuka apalagi kebutuhan alat penerangan adalah pada malam hari aku sangat menyarankan menggunakan senter kepala. Harganya juga murah meriah ga sampe 50.000 kalau aku gak salah dan aku tidak menggunakan yang bisa di isi ulang karena sangat beresiko tidak ada baterai cadangan.

Baca Juga  Tanda-Tanda Kamu Adalah Seorang Pendaki Sejati

6. Sarung

(TIDAK UNTUK DITIRU) aku sudah bergonta-ganti menggunakan jaket tapi tidak pernah ada yang cocok jadi pilihan untuk menghalau dingin adalah sarung selain fungsi utamanya pastilah untuk beribadah dan yang lainnya adalah penghalau dingin. terkadang juga di gunakan untuk berganti pakaian dan banyak lagi fungsinya seperti untuk menggendong.

9. P3k dan Survival kit

Isinya :
Pisau lipat 2 buat
Fire Starter
Tali
Peluit

Cairan Antiseptik botol sedang 60 mL (providone iodine/rivanol) 2 botol,
Kasa steril 16 x 16 cm 2 dus,
Kasa gulung sedang 4 m x 10 cm 10 buah,
Plaster gulung ukuran sedang 1.25 x 4.5 cm 2 buah,
Plaster cepat 10 buah.

Paracetamol tablet 500 mg 20 biji (pereda nyeri, penurun deman),
As. Mefenamat tablet 500 mg 20 biji (pereda bengkak),
Antasida doen 200 mg 20 biji (obat nyeri perut/maag),
Cetirizine tablet 5mg 10 biji (anti alergi),
Krim antinyeri ukuran sedang (counterpain) 1 biji,
Oxygen tabung kecil 1 buah,
Emergency blanket 1 buah,
Alovera gel/burnazin krim (luka bakar)
Oralit 20 sachet,
Sun protector krim 1 buah

10. Alat Tidur

Pilihan ku jatuh pada matras foil karena packingnya yang ringkes dan ukurannya yang pas banget sama si Jeruk. dan sebuah Sleeping Bag merek lokal untuk yang satu ini gak ada fotonya karena ga lolos sensor diakibatkan bentuknya yang sudah tidak enak dipandang mata hehehe

nah itu beberapa sahabat ku dalam mendaki yang hukumnya sudah wajib ikut ketika aku pergi mendaki gunung.

semoga bermanfaat teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *