Kala Senja

kota dipenuhi deru mesin dan pengap asap yang keluar dari tempat dimana hutang disulap menjadi gula gula.
Pekerja di jerat umr kota, diperbudak gula gula.
Di tengah pengap kota, beberapa lainnya menyulap kotak besinya dengan wewangian pegunungan nyaman dan sejuk, menyerobot antrian para bocah yg kegirangan karena terlalu banyak menyantap gula gula.

Kala senja
Kami ditodong cicilan ringan dengan bunga 0% yang bahkan tak terjamah sama sekali.
Mereka mengejar hingga balik selimut, mengirim mimpi buruk sepanjang malam.
Membuat para pemimpi tak lagi punya nyali untuk tidur esok hari.

Kala senja
Aku hanya ingin meredam riuh, membungkusnya dalam doa lalu pergi jauh

Baca Juga  Bagaimana Rasanya Sembuh dari Patah Hati ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *