Begini Cara Mengatasi Jet Lag Akibat Penerbangan Lintas Zona Waktu

Anda mungkin sering mendengar istilah jet lag pada penumpang pesawat. Kondisi ini biasanya dialami oleh orang yang melakukan perjalanan antar negara dari arah timur ke barat atau sebaliknya. Perbedaan zona waktu tersebut mempengaruhi ritme sirkadian dalam tubuh seseorang yang berhubungan dengan pengaturan jam biologis seseorang. 

Gejalanya sendiri biasanya akan dirasakan setelah sampai di tujuan, seperti insomnia, mengantuk berat di siang hari, sakit kepala, mual, dehidrasi, gangguan pencernaan, dan lain sebagainya. Namun begitu Anda tak perlu khawatir, ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk membantu mempercepat pemulihannya, diantaranya seperti berikut ini:

Lakukan Tidur Singkat

Sesampainya di negara tujuan, usahakan untuk segera melakukan tidur singkat selama 20-30 menit. Oleh karena itu, sebaiknya Anda sudah mempersiapkan pemesanan akomodasi jauh-jauh sebelum keberangkatan ke negara tujuan.

Berjemur Sejenak di bawah Matahari Pagi

Sinar matahari adalah salah satu cara untuk menormalkan jam biologis tubuh. Anda bisa melakukan kegiatan ini saat matahari tengah bersinar pada kisaran pukul 8 hingga 9 pagi.

Mandi dengan Suhu yang Berkebalikan

Saat pagi hari usahakan mandi menggunakan air hangat dan mandi air dingin saat sore hari. Mandi dengan cara ini diyakini dapat menghasilkan hormon melatonin yang dapat membantu mengatur ritme sirkadian. 

Memperbanyak Minum Air Putih

Baik selama penerbangan atau sesampainya ke tempat tujuan, usahakan untuk memperbanyak minum air putih. Hal ini dilakukan guna menghindari gejala dehidrasi akibat jet lag. Hindari konsumsi alkohol dan kafein yang dapat menyebabkan tubuh bisa terjaga lebih lama.

Melakukan Terapi Spektrum Cahaya

Terapi cahaya umumnya dilakukan sebelum seseorang melakukan keberangkatan ke suatu negara. Paparan cahaya ini diyakini dapat mengurangi rasa kantuk. Biasanya dilakukan pada orang yang melakukan perjalanan ke arah barat agar lebih lama terjaga. 

Baca Juga  4 Cara Mudah Merawat Tenda Agar Tetap Awet

Umumnya gejala yang dirasakan tiap orang tidaklah selalu sama dan biasanya akan sembuh dengan sendirinya. Namun kecepatan pemulihan tergantung pada usia seseorang, seberapa sering seseorang melakukan frekuensi penerbangan antar negara, hingga seberapa banyak zona waktu yang dilewati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *